Sigit Kushariyanto laksanakan Reses di Desa Ngraseh

Bojonegoro – Sigit Kushariyanto Anggota DPRD kabupaten Bojonegoro dari Fraksi Golongan Karya ( Golkar) melaksanakan jaring aspirasi masyarakat ( Reses) di masa Sidang 1 Tahun 2022 di Balai Desa Ngraseh kecamatan Dander kabupaten Bojonegoro,Rabu (19/01/2022)

Mengawali Sambutannya Kepala Desa Ngraseh M Maftukhin mengucapakan terimakasih kepada Sigit Kushariyanto yang sudah melaksanakan kegiatan Reses Sidang 1 Tahun 2022 di balai desa

Kades juga berharap dengan adanya kegiatan semacam ini nantinya akan memberikan dampak pembelajaran bagi masyarakat desa Ngraseh dalam hal ilmu sosial dan politik kemasyarakatan

Dalam kesempatan ini kades Juga mengajak seluruh masyarakat desa Ngraseh agar menyampaikan permasalahan yang ada di desa Ngraseh baik dalam bidang pertanian, infrastruktur maupun yang lainnya agar apa yang menjadi masukan masyarakat desa Ngraseh bisa di perjuangan oleh Sigit Kushariyanto Selaku anggota DPRD kabupaten Bojonegoro

Bacaan Lainnya

Kades juga menuturkan bahwa sampai saat problem di desa Ngraseh yang selama ini masih menjadi atensi khusus pemerintah desa maupun Kecamatan yaitu masih sering terjadi banjir bandang apabila intensitas hujan tinggi sehingga akibatnya berdampak pada sektor pertanian

Sementara itu Sigit Kushariyanto Menjelaskan bahwa kegiatan Reses ini merupakan Seluruh anggota DPRD kabupaten Bojonegoro guna mendapatkan informasi Serta aspirasi di masyarakat yang nantinya bisa di bawa dalam pembahasan rapat dengan pemerintah maupun stokholder terkait

Pria yang Saat ini duduk di komisi B juga mengucapkan Terimakasih Kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro di bawah komando Ibu Bupati sudah memberikan perubahan yang sangat signifikan di bidang infrastruktur khususnya jalan serta sukses merealisasikan program pengembangan Sumber daya manusia melalui program beasiswa

Terkait keluhan masyarakat mengenai banjir bandang yang sering melanda wilayah Ngraseh pihaknya akan segera mengkoordinasikan dengan stokholder terkait baik pemerintah kabupaten , perhutani maupun BWWS agar masalah ini bisa teratasi bersama dan masyarakat tidak akan was-was apabila terjadi hujan deras. (*Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *