Sidak Harga Minyak Goreng Di Toko Retail

Tuban – Kementerian Perdagangan mengeluarkan kebijakan terbaru terkait satuan harga minyak goreng kemasan menjadi Rp 14 ribu per liter mulai 19 Januari kemarin. Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Tuban melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa toko retail, seperti Samudra, Indomaret dan Alfamart, Kamis (20/01). 

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Tuban Agus Wijaya mengatakan, secara umum kondisi perkembangan untuk satuan harga minyak goreng Rp 14 ribu per liter sesuai surat edaran dari Kementerian Perdagangan sudah dilaksanakan, tetapi dari sidak tersebut masih ditemukan toko retail yang belum mengubah harga yang tertera. “Pengelola toko mengaku belum mengetahui aturan baru tersebut,” kata Agus.

Terkait hal tersebut, Agus meminta agar semua toko retail di Kabupaten Tuban segera menyesuaikan harga berdasarkan aturan yang berlaku. Pihaknya memberikan batasan waktu hingga pukul 12.00 WIB. Jika belum dilaksanakan, maka akan diberi sanksi digudangkan dalam waktu enam bulan.

Agus melanjutkan, penyetaraan harga minyak goreng  tersebut merupakan program subsidi dari pemerintah untuk mendorong pemulihan ekonomi dan UMKM pasca kenaikan harga minyak yang terjadi sejak Desember kemarin.

Bacaan Lainnya

Adapun untuk pasar tradisional dan toko kelontong, sesuai aturan pemerintah memberikan waktu satu pekan untuk penyesuaian, sebab sistem dan jaring distribusi sangat berbeda dengan toko retail.

Adapun daftar merek minyak goreng yang masuk dalam kebijakan tersebut di antaranya, Bimoli, Filma, Fortune, Fortune Bantal, Rose Brand, Indomaret, Sovia, Famili, Tropical, dan Aroma. (*Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *