Rigid BKKD Selorejo – Baureno Rampung, Mudahkan Akses Desa di 2 Kecamatan

Pastipas.id (Bojonegoro) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro serius dalam membangun infrastruktur jalan dan jembatan, seperti halnya di Desa Selorejo Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur.

Tahun 2022 ini usai merampungkan pembangunan rigid beton jalan dari alokasi dana Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) dari Pemkab Bojonegoro senilai 1,6 miliar lebih.

“Alhamdulillah sudah rampung, jalan rigid beton sepanjang 535 meter (Tahap pertama 275 meter tahun 2021 dan tahap kedua 260 meter tahun 2022) senilai Rp.1,6 miliar lebih,” ujar Priyadi, ketua Tim Pelaksana Kegiatan saat ditemui di lokasi pekerjaan rigid beton, Selasa (13/12/2022) siang.

Ia menegaskan, rigid beton BKKD Desa Selorejo yang berlokasi di wilayah selatan desa yang menghubungkan antara dua desa (Karangan dengan Sugihwaras) Kecamatan Kepohbaru.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, ini bakal mempermudah akses penghubung antara desa-desa di dua kecamatan (Kepohbaru dan Baureno).

“Yaitu Desa Karangan menuju Desa Sugihwaras lalu menuju ke Desa/Kecamatan Baureno,” jelasnya.

Priyadi menambahkan, pihaknya saat ini mengajukan monitoring dan evaluasi (monev-red) Pemkab Bojonegoro.

“Pak Kades sekarang mengajukan monev, ke dinas terkait,” terangnya.

Masih kata Pak Pri (Sapaan akrab Priyadi), meskipun masih ada sekitar 190 meter lagi sisa jalan yang belum terbangun.

Dari 725 meter panjang jalan dan sudah terbangun 535 meter dengan pembangunan rigid beton BKKD dari Pemkab Bojonegoro ini, diharapkan mampu meningkatkan perekonomian warga.

“Semoga perekonomian meningkat, dan semoga tahun depan bisa melanjutkan lagi,” imbuhnya.

Senada, Kepala Desa Selorejo, Iris Setiawan Hadi mengatakan, akses jalan Desa Selorejo Kecamatan Baureno yang menghubungkan dua desa (Karangan- Sugihwaras) Kecamatan Kepohbaru ini sangat penting untuk meningkatkan mobilitas dan perekonomian masyarakat sekitar.

“Kami juga berharap, sisa jalan desa sepanjang 190 meter yang belum terbangun wilayah desa Selorejo dan juga 300 meteran wilayah Desa Karangan menjadi pehatian Pemkab Bojonegoro. Artinya, di tahun 2023 mendatang segera terwujud,” tutup Kades saat dikonfirmasi via ponsel (13/12/2022) petang. (red/dw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *