Podcast Library Untuk Perkembangan Literasi

Blora – Budaya literasi siswa dapat diterapkan lewat podcast, siswa akan lebih tertarik, terkesan, dan termotivasi meski tidak sedang membaca di perpustakaan. 

Lembaga internasional di bidang perpustakaan yaitu International Federation of Library Associations and Institutions (IFLA) telah mengeluarkan pedoman bagi perpustakaan seluruh dunia untuk bisa memberikan layanan selama masa pandemi berlangsung (IFLA, 2020).

Masyarakat juga akan menggunakan waktunya untuk berselancar informasi di internet dan media komunikasi seperti, WhatsApp, Telegram, Facebook, Twitter, Youtube, Podcast dan Instagram untuk memperoleh informasi terbaru/ up-to-date.

Margaret Hurley dalam artikelnya “Authentic Material : How to Teach English Using Radio or Podcast” menjelaskan bahwa pengguna podcast maupun radio dalam pembelajaran, terlebih bagi guru bukan penutur asli akan lebih praktis dan menyenangkan.

Bacaan Lainnya

Oleh sebab itu perpustakaan sekolah SD Negeri 1 Jagong seharusnya dapat mengambil peluang untuk mempromosikan perpustakaannya agar eksistensinya masih terlihat nyata dan jelas bagi siswa-siswa di SD Negeri 1 Jagong.

Selanjutnya, untuk mengimplementasikan tersebut perpustakaan sekolah SD Negeri 1 Jagong dapat mengoptimalkan layanan yang ada dengan membuat perkembangan-perkembangan baru yang mempermudah pemakai dalam mengakses informasi salah satunya adalah melalui konsep layanan podcast library untuk menarik budaya literasi siswa SD Negeri 1 Jagong.

Podcast yaitu berkas digital berupa audio yang pendengarnya diharuskan untuk mengunduh terlebih dahulu untuk bisa mendengarkan audio tersebut. Podcast ini adalah audio non-streaming, sehingga sangat berbeda dengan radio.

Podcast ini telah banyak digunakan oleh masyarakat untuk mendengarkan berita, ilmu pengetahuan, dan sharing ilmu pengetahuan yang bersifat dapat diulang.

Podcast ini bisa menjadi ladang investasi berbiaya rendah, karena tidak memerlukan stasiun radio. Pendengar juga memiliki kesempatan untuk dapat memilih mengunduh topik yang sesuai dengan selera.

Podcast sudah ada sejak 2005, tetapi mulai banyak yang menggunakan pada 2007. Podcast berasal dari kata “iPod” dan “Broadcasting”. Ini sejenis rekaman audio.

Adapun langkah penggunaan podcast library dalam budaya literasi siswa yaitu, pertama pasang aplikasi podcast. Berikutnya, cari nama podcast yang diinginkan sesuai dengan apa yang ingin didengarkan oleh siswa. Setelah itu, baca petunjuk. Jika cocok, subscribe atau download teks bacaan tertentu yang ingin didengarkan. Langkah terakhir, dengarkan.

Penggunaan podcast dalam budaya literasi ketika berada di rumah akan lebih efektif dan menyenangkan. Siswa tidak akan merasa bosan dan terbebani. Kemampuan pemahaman listening dapat ditingkatkan setiap waktu.

Supaya lebih banyak yang mengenal dan merasakan manfaatnya, maka saya akan mengenalkan apa itu podcast terutama di kalangan siswa sekolah dasar agar mereka tahu dan merasakan manfaat podcast pada budaya literasi siswa terutama siswa di SD Negrei 1 Jagong.

Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa untuk menciptakan siswa yang gemar membaca perlu dilakukan langkah komprehensif dan integral dari seluruh sumber daya yang tersedia. Bahwa dalam menarik gerakan minat baca perlu melibatkan semua pihak baik itu institusi pendidikan, komunitas, pegiat literasi dan masyarakat umum dan tentunya perpustakaan sebagai ujung tombaknya.

Dengan demikian diharapkan terjadi sinergi yang baik diantara sesamanya sehingga tercipta masyarakat pembelajar sepanjang hayat dan menarik budaya literasi siswa terutama siswa sekolah dasar. (*Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *