Pemkab Bojonegoro Tuntaskan 6.033 Rumah Warga Miskin Lewat Program Aladin

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya terus melakukan renovasi rumah bagi warga miskin melalui program Aladin atau atap, lantai dan dinding.

Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Kawasan Permukiman DPKPCK Kabupaten Bojonegoro, Zamroni mengatakan, jumlah rumah/unit ini sesuai dengan rencana dan tidak ada perubahan. Total sebanyak 6.033 unit berasal dari APBD induk tahun 2022.

“Saat ini sedang menunggu SK Bupati Bojonegoro terkait calon penerima program Aladin,” tegas Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Kawasan Permukiman DPKPCK Kabupaten Bojonegoro, Zamroni.

Setelah SK Bupati Bojonegoro turun, jumlah unit yang akan direnovasi tetap sama dengan pengajuan awal. Bahkan, setelah itu prosesnya akan diadakan pengukuran ulang atau (uitzet lapangan).

“Saat uitzet, pekerjaan langsung disosialisasikan kepada warga. Dengan harapan tidak ada kendala kedepannya,” harapnya.

Selanjutnya, berdasarkan data portal Satu Data Bojonegoro, jumlah program Aladin dari tahun ke tahun meningkat secara signifikan. Pada tahun 2018 tercatat sebanyak 1.194 unit rumah yang direnovasi.

Lalu di tahun 2019 meningkat menjadi 1.558 unit. Sementara puncak peningkatan terjadi di tahun 2020 sebanyak 3.743 dan 2021 sebanyak 5.415 unit.

“Jumlah ini naik berkali lipat setiap tahunnya. Kebutuhan Aladin masih diperlukan untuk pengentasan kemiskinan, tahun 2023 kami juga meminta Pemkab Bojonegoro segera menganggarkan lagi serta menuntaskan program Aladin yang tinggal sedikit,” pungkasnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *