PDIP Bojonegoro Belum Tentukan Sikap untuk Pilkada 2024

Bendera PDI Perjuangan
Bendera PDI Perjuangan

Pastipas.id, Bojonegoro – Menjelang Pilkada 2024, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bojonegoro masih belum menentukan sikap. Pada Pilkada 2018 lalu, PDIP Bojonegoro berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mengusung pasangan Anna Mu’awanah dan Budi Irawanto. Namun, untuk Pilkada 2024, belum ada rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

“Belum ada rekomendasi dari DPP terkait Pilkada 2024. Penjaringan juga belum,” kata Sekretaris DPC PDIP Bojonegoro, M. Hasan Abrori, pada Kamis (27/6/24).

Menurut Rori, sapaan akrab M. Hasan Abrori, pembahasan terkait Pilkada 2024 diprediksi akan dimulai pada pertengahan Juli. Namun, untuk kemungkinan kader internal yang diproyeksikan sebagai calon, dirinya masih enggan berkomentar.

“Saat ini, masyarakat masih terjebak pada figur dan belum fokus menilai sosok yang memiliki gagasan untuk Bojonegoro ke depan,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Rori menambahkan, dari evaluasi tahun ke tahun, Bojonegoro terkenal dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang besar serta hasil pertanian yang surplus. Namun, angka kemiskinan masih relatif tinggi. Menurutnya, ini menjadi pekerjaan rumah (PR) untuk pemangku kebijakan ke depan.

“Kalau sudah begini, masih terjebak figur. Kalau berbicara figur, kan tidak tahu apa yang ada di dalam pikirannya,” tambahnya.

Rori mengajak masyarakat untuk mulai melihat sosok yang memiliki gagasan untuk kemajuan Bojonegoro di masa mendatang. Sementara itu, figur yang kemungkinan akan diusung oleh PDIP masih belum dipastikan karena proses pemetaan baik internal maupun eksternal masih berlangsung.

“Perolehan kursi PDIP di legislatif bertambah menjadi enam kursi. Saat ini masih dalam tahap pemetaan baik internal dan eksternal,” pungkasnya. (riz)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *