Nataru Dilonggarkan, Himbau Jaga Prokes

Tuban – Jika di tahun lalu, Natal dan Tahun Baru atau nataru di Kabupaten Tuban tidak bisa dirayakan karena di masa pandemi covid-19 dengan status level belum berada di titik aman.

Maka di tahun ini kegiatan nataru bisa dilonggarkan, mengingat status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level satu.

“Adanya status level satu bagi Kabupaten Tuban, tentu akan berdampak pada kelonggaran pada perayaan nataru,” kata Kapolres Tuban, AKBP Darman kepada wartawan, Rabu (15/12/2021).

Meski ada pelonggaran nataru tahun ini, Kapolres meminta jangan sampai ketentuan yang diperbolehkan menjadi euforia.

Bacaan Lainnya

Sehingga tidak menutup kemungkinan, bisa menjadi penyebab terjadinya cluster baru.

“Kelonggaran jangan sampai menjadi euforia, yang harus kita utamakan adalah keselamatan bersama,” terangnya.

Baca juga: Terapkan LIMS, Banyuwangi Jadi Tuan Rumah Rakor Pengelola Laboratorium Lingkungan Nasional

Perwira menengah itu menambahkan, yang menjadi indikator untuk menentukan kriteria level adalah capaian vaksinasi dosis 1 dan lansia.

Namun sekarang ada tambahan lagi yakni dosis 2 harus mencapai 48 persen.

Ia juga meminta, agar masyarakat tidak boleh lengah hingga mengabaikan protokol kesehatan (prokes) 5 M yang selama ini diterapkan.

Di antaranya mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Memang vaksinasi jadi sorotan dalam penentuan PPKM level, kita minta masyarakat agar tetap menjalankan prokes 5 M demi mencegah penyebaran covid-19,” pungkasnya. (*red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *