Minat Baca Warga Tuban Masih Sangat Rendah

Tuban – Wakil Bupati Tuban H. Riyadi S.H, menjadi Keynote Speaker dalam acara Safari Literasi Motivasi Kepenulisan dan Diklat Menulis Cerpen, Membaca itu Sehat, Menulis itu Hebat, yang digelar oleh Komunitas Guru Belajar Tuban dan para pegiat literasi, Rabu (26/01).

Wabup memberikan apresiasi tertinggi serta dukungan kepada gerakan pengembangan budaya literasi di tengah masyarakat yang diusung oleh Komunitas Guru Belajar Tuban. Apalagi, di tengah angka minat baca Kabupaten Tuban yang masih tergolong sedikit. Dari 11 orang, hanya sebuah buku yang dibaca.

“Minat baca kita masih sangat rendah, semoga program dari Komunitas Guru Belajar Tuban ini bisa mendongkrak minat baca masyarakat kita,” harap Wabup.

Membangun budaya literasi di masyarakat, ujar Riyadi, diharapkan dapat mendongkrak minat baca masyarakat Tuban. Datangnya Duta Baca Indonesia Gol A Gong sebagai pembicara, juga diharapkan bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi para peserta seminar untuk meningkatkan semangat membaca dan berliterasi.

Bacaan Lainnya

Kang Riyadi, sapaan akrabnya, juga meminta agar momen safari literasi tersebut tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan bersilaturahmi saja, akan tetapi bisa ditindaklanjuti dengan langkah nyata. “Segala potensi dapat terakomodir untuk kemajuan bangsa dan negara, lewat membaca dan menulis kita bisa menggenggam dunia,” kata Wabup.

Selanjutnya, terang Riyadi, dari Pemerintah Daerah akan segera menindaklanjuti dengan kebijakan dari OPD terkait, seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan melalui kebijakan. Sementara itu, komunitas juga harus menggandeng pakar dan praktisi agar terwujud cita- cita bangsa lewat literasi dan merdeka belajar. Lewat literasi dan keilmuan akan tercipta cara berfikir dan memutuskan sebuah masalah dengan tepat.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Daerah Komunitas Guru Belajar Nusantara Kabupaten Tuban Eva Septiana Rahayu dalam laporannya menyebutkan, Komunitas Guru Belajar Tuban adalah komunitas yang berdiri di akhir 2019, dan mendapat legalitas di awal 2020.

Komunitas ini, tutur Eva, beranggotakan para guru di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kemenag. Fokus dari komunitas ini adalah sesuai pengembangan budaya literasi di tengah masyarakat. Untuk itu, pihaknya mengundang duta baca nasional dalam safari literasi kali ini. “Kami berterimakasih pada Mas Gol A Gong sudah memenuhi undangan kami,” tutur Eva.

Misi dari komunitas tersebut, papar Eva, adalah semangat pada pengembangan karier guru dengan memberikan pelatihan yang sesuai dengan bidangnya. Di bidang literasi, Komunitas Guru Belajar Tuban  mengusung semangat literasi menggerakkan negeri. Semangat ini, terangnya, merupakan sebuah gerakan untuk penumbuhkan dan mengembangkan budaya literasi di tengah masyarakat. (*Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *