Meningkatkan Nilai Jual Produk UMKM Bojonegoro dan Tuban Melalui Branding

Meningkatkan Nilai Jual Produk UMKM Bojonegoro dan Tuban

pastipas.id (Bojonegoro) – Produk UMKM saat ini dengan hadirnya digitalisasi ekonomi menuntut UMKM untuk terus berinovasi. Sayangnya, ditengah urgensi tersebut, UMKM di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur, masih mengalami berbagai tantangan ketika hendak beralih ke pasar modern.

Melihat kenyataan tersebut, Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) bersama ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) berinisiatif mengadakan kegiatan pemberdayaan UMKM Bojonegoro-Tuban pada hari Kamis 9 Desember 2021 dengan tema “Digitalisasi Mandiri: UMKM Produktif UMKM Inovatif”.

Acara ini merupakan lanjutan dari program peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM Bojonegoro-Tuban yang berlangsung dari tanggal 8 sampai 11 Desember 2021 di Hotel Bonero, Bojonegoro.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 UMKM yang tersebar di Bojonegoro serta Tuban dan menghadirkan pembicara dari pasardesa.id.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, perwakilan EMCL, Almaliki Ukay S. Subqy mengatakan terkait pentingnya kolaborasi.

“Bagaimana rekan-rekan sekalian bisa berkolaborasi satu sama lain, sukses bareng. Kolaborasi menjadi kunci, kolaborasi itu sangat krusial. Tidak ada sukses yang sendirian,” katanya.

Pada hari kedua pelaksanaan program peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM Bojonegoro-Tuban, peserta didampingi untuk mengetahui bagaimana menciptakan nilai produk melalui branding.

Selain mendapat penjelasan terperinci mengenai aspek teoretis, pelaku UMKM juga mendapat kesempatan berharga mempraktikkan secara langsung ilmu yang mereka serap. Dengan semangat, mereka memotret produk yang sudah dibawa.

Fasilitator utama lokakarya, Menyitir Edy SR, mengatakan, branding merupakan satu bagian penting dari usaha digitalisasi ekonomi.

Melalui branding, pelaku UMKM bisa menciptakan nilai produk yang berdampak pada omset penjualan.

“Branding itu menjadi penting karena mencakup penjualan dan pemasaran,” tuturnya.

Sementara itu, menanggapi program peningkatan kapasitas dan daya saing yang diadakan oleh PSPK dan EMCL, salah satu perwakilan UMKM, Nurul Hidayati, menyampaikan rasa terima kasih atas penyelenggaraan acara ini.

“kegiatan ini membuat saya semakin optimis menatap digitalisasi ekonomi,”pungkasnya. (*red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *