Matangkan Rencana Pembangunan Bendung Gerak Karangnongko

Blora – Rencana pembangunan Bendung Gerak Karangnongko oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Kementerian PUPR, di Kecamatan Kradenan yang sempat tertunda karena pandemi, kini dibahas kembali oleh Pemkab Blora, Kamis (20/1/2022).

Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., memimpin langsung rapat koordinasi untuk percepatan pembangunan Bendung Gerak yang akan membendung Sungai Bengawan Solo ini.

Rapat dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati, Setda Lantai 2, dengan diikuti Sekda Komang Gede Irawadi, SE., M.Si., kemudian Kepala DPUPR, Plt. Kepala Bappeda, Plt. Kepala Dinrumkimhub, dan OPD terkait lainnya.

“Bendung Gerak Karangnongko menjadi harapan kita bersama untuk mengatasi kekeringan di wilayah Blora bagian selatan. Maka rencana pembangunannya harus kita dukung bersama. Beberapa waktu lalu saya telah menghubungi Kepala BBWS Bengawan Solo, maka tim dari Pemkab juga kami harapkan bisa mempersiapkan tahapan pembangunannya,” ungkap Bupati.

Bacaan Lainnya

Pihaknya meminta data-data yang ada, dan beberapa dokumen untuk dukungan penetapan tahapan pembangunan Bendung Gerak Karangnongko bisa segera disepakati bersama.

“Jika nanti disepakati bersama tahapannya, baru akan kita sosialisasikan kepada masyarakat. Kami mohon doanya agar proyek ini nanti bisa berjalan sesuai harapan kita semua,” pungkas Bupati.

Untuk diketahui, pembangunan Bendung Gerak Karangnongko ini tidak hanya melibatkan Pemkab Blora. Namun juga Pemkab Bojonegoro dan Ngawi Jawa Timur. Sehingga Bupati Arief Rohman ingin kesiapan Pemkab Blora bisa segera dimatangkan. (*Red)

.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *