Kinerja 18 Urusan Wajib Non Pelayanan Dasar Pemkab Bojonegoro 2022 Mayoritas Capai 100

Pastipas.id (Bojonegoro) – Capaian kinerja dalam masa kepemimpinan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah tahun 2022 telah mencapai banyak prestasi membanggakan. Kepala Bappeda, Anwar Mukhtadlo saat dikonfirmasi Kamis (9/3/2023) mengatakan, pada Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2022 yang disampaikan di Ruang Paripurna Gedung DPRD Rabu (8/3/2023) menunjukkan capaian indikator kinerja dalam penyelenggaraan pemerintahan pada 18 urusan wajib non pelayanan dasar mayoritas mencapai 100%.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menerangkan rincian capaian tersebut yaitu urusan tenaga kerja dengan target Tingkat Partisipasi Angkatan 72,1 telah tercapai 71,01 atau 98%. Lalu persentase penduduk bekerja ditargetkan 97,83 tercapai 95,31 atau 97,4 %. Sementara untuk urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dengan Indeks Pemberdayaan Gender dengan capaian 99,8%.

Dalam urusan pangan, capaian skor Pola Pangan Hidup (PPH) konsumsi dengan target 83,3 tercapai 100%. Urusan pertanahan persentase sengketa tanah untuk fasilitas umum mencapai 100%. Urusan lingkungan hidup, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup dari target 65,66 tercapai 68,25 atau 103%. Volume Sampah terkelola per tahun sesuai standart jakstrada (Kebijakan dan Strategi Daerah), target 23.484.13 tercapai 100%.

“Sementara urusan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil dalam hal cakupan akta kelahiran tercapai 97.73%, cakupan akta kematian tercapai 100%, cakupan kepemilikan wajib KTP-EI tercapai 96,76%, kepemilikan KK 100% dan Kepemilikan KIA target 40% tercapai 37,56% atau 96,9%, katagori predikat kinerja sangat tinggi,” kata Bupati Anna.

Bacaan Lainnya

Bupati melanjutkan, untuk laju pertumbuhan penduduk, target 0,32 tercapai 0,44 atau 62,5%. Persentase kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (Unmetneed) dari target 6,80 terealisasi 6,78 atau 99,7%. Persentase Peningkatan Jumlah Desa Mandiri berdasarkan IDM sesuai Klasifikasi target 38% realisasi 37%. Jumlah Desa yang memenuhi Klasifikasi Desa Mandiri yang ditetapkan berdasarkan 3 Indikator pembentuk IDM (IKS, IKE, IKL) tercapai sebanyak 155 desa naik 52 desa dari tahun 2021 sebanyak 103 desa mandiri.

Dalam urusan perhubungan, perlengkapan jalan yang terpasang target 74,31 realisasi 75,22 dan persentase kendaraan yang lulus uji kir tercapai 99,20%. Selanjutnya, jumlah Koperasi yang Tangguh, Partisipasif dan Berwawasan Luas dari target 300 unit tercapai 279 unit. Persentase Unit Usaha yang Mendapatkan Fasilitas Pengembangan Usaha menjadi Usaha Kecil dengan target 78,15% tercapai 100%.

“Untuk urusan komunikasi dan informatika, Indeks SPBE target 2,74 tercapai 2,65 atau 96,7%. Persentase perangkat daerah yang memiliki portal dan situs web yang sesuai standar tercapai sebanyak 70 OPD atau 100%, Persentase Desa/Kelurahan penerima informasi dan komunikasi publik dengan capaian 100% dan persentase layanan publik yang diselenggarakan secara online dan terintegrasi dari target 24,4% (104 layanan) tercapai 100%,” tambah Bupati Anna.

Sementara itu terkait urusan arsip, persentase perangkat daerah yang telah mengelola kearsipan sesuai standar dengan target 8,47% (5 OPD) terealisasi 100% dan tingkat keberadaan dan keutuhan arsip sebagai bahan pertanggungjawaban setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara untuk kepentingan negara, pemerintahan, pelayanan publik dan kesejahteraan rakyat dari 26,66 tahun tahun 2021, naik menjadi 27,03 tahun 2022.

Urusan perpustakaan, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat target 55 terealisasi 43,64. Persentase masyarakat yang memanfaatkan layanan perpustakaan tercapai 143,97%. Urusan kebudayaan, Persentase warisan budaya lokal yang dilestarikan dari target 85% realisasi 85% atau tercapai 100%. Urusan statistik, persentase data dan statistik sektoral yang dikelola dengan baik, tercapai 100% dari jumlah data sektoral yang dikumpulkan 40 sektor.

Urusan persandian, persentase OPD yang datanya terlindungi sistem pengamanan dengan capaian 100% dari 70 organisasi perangkat daerah. “Sedangkan urusan kepemudaan dan olahraga, Indeks Pembangunan Pemuda dari target 51,75, tercapai 51,78 atau 100,05%, Penghargaan Pemuda Tingkat Nasional/Provinsi dengan target 5 pemuda realisasi 4 pemuda atau tercapai 80%. Atlet yang berprestasi mendapatkan juara/medali dari target 37 tercapai 44 atlit atau 119%. Persentase atlet berprestasi target 25% realisasi 26,51% atau tercapai 118%,” ungkap Bupati.(rilis)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *