IPM Bojonegoro Masuk Empat Besar se-Jawa Timur

Capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bojonegoro terus membaik. Di tahun 2021, IPM Bojonegoro masuk peringkat 4 tertinggi di Jawa Timur.

Capaian IPM Bojonegoro tersebut berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Di atas Bojonegoro, ada tiga kabupaten yakni Banyuwangi, Lumajang dan Sumenep.

“Bojonegoro punya potensi dari sisi pertumbuhan capaian IPM tahunan yakni di tahun 2020-2021,” kata Kepala BPS Pemerintah Provinsi Jawa Timur,  Dadang Hardiwan melalui Bagian SKF Sosial, Hermanto.

Capaian IPM Bojonegoro tahun 2021 yang terus membaik dipengaruhi meningkatnya seluruh indikator pembentuknya. Di antaranya indeks kesehatan, indeks pendidikan, maupun indeks pengeluaran per kapita per tahun yang disesuaikan.

“Untuk pertumbuhan komponen Angka Harapan Hidup, Bojonegoro berada di peringkat 3 dari 38 Kabupaten/Kota setelah Kabupaten Probolinggo dan Bondowoso,” paparnya.

Sementara harapan lama sekolah, Bojonegoro berada di peringkat ke-2 setelah Banyuwangi. Tetapi, rata-rata lama sekolah pertumbuhan tahunan berada di peringkat 23 dari 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

“Pertumbuhan tahunan pengeluaran perkapita riil yang disesuaikan. Bojonegoro di peringkat 14 dari 38 Kabupaten/Kota,” ucapnya.

Sementara itu, untuk nilai IPM, BPS membagi 4 kelompok di antaranya kategori rendah jika nilai IPM kurang dari 60. Kategori sedang jika nilai IPM 60 sampai <70, kategori tinggi jika nilai IPM 70 atau sampai < 80, kategori sangat tinggi jika nilai IPM 80 atau lebih.

“Tahun 2021, tidak ada daerah yang masuk kategori rendah. Kabupaten Bojonegoro masuk kategori sedang dan masih terpaut 0,41 untuk masuk kriteria tinggi,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *