Dwi Kartika Putri, Siswi MA Islahiyah Kalitidu Ikuti Kompetisi Ekonomi Terintegrasi Tingkat Jatim

Pastipas.id – Kabupaten Bojonegoro patut berbangga dengan adanya Siswi MA Islahiyah Kalitidu, Kecamatan Kalitidu yang mewakili sekolahnya mengikuti kompetisi sains madrasah tingkat Provinsi Jawa Timur.

Dwi Kartika Putri telah mengikuti kompetisi Ekonomi Terintegrasi pada Sabtu-Minggu (10/11/2022 sampai 11/9/2022) lalu.

Gadis yang duduk di bangku kelas 11 itu menunjukkan bakatnya dalam bidang pendidikan sejak madrasah tsanawiyah di lembaga yang sama.

Ia juga sering mengikuti lomba-lomba atau kompetisi di bidang sains.

Bacaan Lainnya

Wali kelas sekaligus guru pembimbing, Mutia Kharisna, mengatakan, jika Tika, sapaan akrab Dwi Kartika Putri pernah menjadi juara KSM waktu Mts mapel IPS.

“Akhirnya kemarin waktu mau ikut KSM disepakati untuk diikutkan di bidang ekonomi,”imbuhnya.

Menurut Mutia, Tika saat ini mengambil jurusan IPS, yang mana juga mencakup pelajaran ekonomi.

“Dia juga sering ikut kompetisi dan olimpiade online,” tukasnya.

Guru yang mengajar mapel IPS tersebut juga menuturkan, jika Kartika sering menang dalam mengikuti lomba. Itulah sebabnya, pihak sekolah selalu memberikan dukungan terutama moril.

“Hal ini lantaran Kartika beberapa kali merasa tidak percaya diri dengan kemampuannya,”tandasnya.

Sementara itu, Kartika mengakui jika untuk menghadapi kompetisi tersebut banyak persiapan yang dilakukan. Termasuk, menambah jam untuk belajar .

“Lebih banyak membaca materi ayat Al-Quran yang relevan dengan pelajaran ekonomi serta menghafalkan beberapa mufrodad dan vocab yang relevan,” papar Kartika.

Selain itu ia juga melakukan bimbingan belajar materi perhitungan dan teori perekonomian bersama guru pembimbingnya, Mutia.

Dalam persiapannya tersebut Kartika mengaku bahwa masih ada beberapa kendala dalam mengaplikasikan mufrodad bahasa Arab pada materi ekonomi yang konvensional serta minimnya vocab bahasa Inggris yang ia ketahui.

Siswi berparas manis ini mengaku akan semaksimal mungkin, salah satunya adalah tetap mau belajar dan tidak ragu-ragu untuk bertanya kepada guru pembimbing.

“Harapan saya ya bisa selalu berprestasi, kalah menang urusan belakang. Yang penting selalu berprestasi dan menambah wawasan,” tutup Mutia kepada pastipas.id. (dwi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *