Damkar Bojonegoro Memberikan Pelatihan Penanganan Kebakaran Untuk Linmas Pejambon

Pastipas.id (Bojonegoro) – Sebagai upaya peningkatan kapasitas Linmas didalam menjalankan tugas menjaga ketentraman dan ketertiban, desa pejambon menggelar pelatihan Linmas, sabtu 10 Desember 2022 di Aula Balai Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan Pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Desa Pejambon Abd Rohkman, yang di ikuti sebanyak 42 orang peserta anggota Satlimnas pria dan perempuan desa pejambon.

Kegiatan pelatihan kapasitas limnas di hadiri Dinas Damkar Bojonegoro, Sekdin Sumarsono, Kabid Damkar, Babinsa, Babinkamtinas, camat sumberrejo berserta jajarannya, kepala desa Pejambon berserta perangkat dan limnas Desa Pejambon.

Abd Rohkman dalam sambutannya mengatakan kegiatan yang dilaksanakan sebagai penyegaran untuk memberikan pembekalan bagi anggota Linmas dengan tujuan meningkatkan pengetahuan Linmas dalam melaksanakan tupoksi.

“Saya berharap agar setiap peserta bisa mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan serius agar mendapatkan pencerahan dari materi yang disampaikan oleh pihak Dinas Damkar kabupaten Bojonegoro,” harapnya.

Menurut Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro Soemarsono memaparkan terkait tentang tugas dan fungsi Linmas serta yang menjadi hak dan kewajiban sebagai anggota Linmas.

“Sebagai seorang Linmas wajib memiliki jiwa dan semangat dalam melindungi wilayahnya agar selalu aman dan nyaman serta menciptakan ketentraman dan ketertiban wilayah, dan harus saling bersinergi bersama tiga pilar,” tuturnya.

Soemarsono menjelaskan tiga pilar penangulangan kebakaran yang dimaksud yaitu: pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Menurutnya ketiga pilar ini harus gugup (Bersatu ) agar kejadian kebakaran cepat teratasi.

Sumarsono menambahkan, di kabupaten Bojonegoro sendiri terdapat 28 Kecamatan, kami selaku Dinas Kebakaran kabupaten memiliki 8 titik pos Damkar yang selalu siap 24 jam melayani aduan aduan masyarakat.

”Karena Kecamatan Sumberrejo termasuk wilayah padat penduduk dan banyaknya gedung gedung dan pasar, di tahun 2023 kami berencana untuk menambah pos di kecamatan sumberrejo program penambahan masih dalam verifikasi lahan dan dinas terkait,” pungkas Sumarsono.

Kabid pencegahan pengendalian dan pemberdayaan masyarakat Dinas Damkar Teguh mengatakan, sosialisasi ini untuk bagaimana cara mengatasi saat ada penanganan kebakaran. Disini dinas kebakaran berupaya untuk menjelaskan trik agar kebakaran tidak terjadi.

”Kita nanti langsung mengadakan praktek untuk caranya menangani kebakaran terutama para limnas perempuan seperti kebakaran LPG, dan lain lain terkait cara teknik untuk mencegah dan menangani kebakaran,” tutup teguh. (red/dw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *