CEO Persibo Abdullah Umar Dukung Pemerintah Usut Tuntas dan Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Pastipas.id – 175 orang dilaporkan tewas seusai laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu, 1 Oktober 2022 malam WIB.

Menurut keterangan Polda Jatim, 175 orang tewas. Tetapi angka tersebut berpotensi naik seiring masih banyaknya orang yang menjalani perawatan di rumah sakit.

Peristiwa tersebut memantik reaksi CEO Persibo, sekaligus Ketua DPRD Bojonegoro, Jawa Timur, Abdullah Umar.

“Insiden ini benar-benar mengundang keprihatinan bersama. Kita doakan para korban diterima di sisi Allah SWT,” ujarnya, Minggu, 2 Oktober 2022.

Bacaan Lainnya

Dia berharap tidak ada lagi peristiwa serupa terjadi. Selain harus ada investigasi juga meminta pemerintah belajar dari kejadian tersebut dan segera melakukan evaluasi menyeluruh.

“Evaluasi menyeluruh atas penyelenggaraan kompetisi sepak bola, juga mendorong agar persepakbolaan nasional semakin maju tanpa kejadian memilukan seperti kasus di Kanjuruhan,” tandas Sekretaris DPC PKB Bojonegoro.

Umar juga menghimbau agar masyarakat berhati-hati dalam menuangkan pendapat, termasuk di sosial media agar tidak memancing kesalahpahaman.

“Mempertimbangkan banyaknya jumlah korban meninggal dunia, ada baiknya berhati -hati menuangkan pendapat di sosmed,” pungkasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya mendorong pemerintah melakukan investigasi dan mengusut tuntas penyebab banyaknya korban dalam peristiwa tersebut.

“Ini sudah menghilangkan rasa kemanusiaan, kami berharap tragedi ini tidak terjadi lagi dalam persepakbolaan tanah air,” pungkasnya. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *